semakin meniti, semakin rapuh dirasa,
kehidupan kini ibarat kolam dan tasik,
sentiasa menanti titisan air, titisan air dari hati ke mata,
jika dikumpul, diibaratkn penuhnya kolam dan tasik itu,
di lubuk hati tak pernah lekang dari rasa menyesal,
di lubuk hati tak pernah sangka jadi begitu,
di lubuk hati tersimpan bukti,
di lubuk hati hanya yang pasti,
andai dapat menzahirkn apa yang di hati,
pasti terbukti yang mana fasik atau realiti,
walaupun perjalanan masih panjang dan harus diteruskan,
namun terdetik dalam hati sampai bila harus memendam,
jika ini menjadi ujian, wajib ku tempuhi dengan kesabaran,
jika gagal meminta dari orangnya, mohonlah pada yang maha ESA,
segala yang hidup adalah milikNYA,
kesalahan dulu langsung tidak menggambarkn pendirian,
kesalahan dulu dilakukan tanpa niat,
tidak terdetik atau terniat,
namun yang pasti tetap salah..
No comments:
Post a Comment